i KONSEP TAZKIYATUN NAFS IBNU ATHA’ILLAH DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN SPIRITUAL GENERASI Z

RAHARA, ANIK TRIA (2024) i KONSEP TAZKIYATUN NAFS IBNU ATHA’ILLAH DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN SPIRITUAL GENERASI Z. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (780kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LITERATUR.pdf

Download (88kB) | Preview

Abstract

iv ABSTRAK Anik Tria Rahara NPM : 19250060 Skripsi : Konsep Tazkyatun Nafs Ibnu Atha’illah dan Relevansinya dengan Pendidikan Spiritual Generasi Z. Skripsi ini dibimbing oleh Dr. Cahaya Khaeroni, M.Pd.I dan Dr. Prabowo Adi Widayat, M.Pd.I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh generasi Z yang saat ini telah mengalami kemerosotan moral yang semakin meningkat berdasarkan pada jurnal "Degradasi Moral Gen Z, Apa yang Salah?" oleh Mentari Fitriana, S.Pd.I. Pendidikan spiritual dengan tazkiyatun nafs sangat dibutuhkan oleh generasi masa kini khususnya generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan relevansi tazkiyatun nafs terhadap pendidikan spiritual pada generasi Z. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan penelitian Hermeneutika Paul Ricouer. Sumber data penelitian mengacu pada sumber primer yaitu kitab tajul >arus dan sumber sekunder yaitu berupa dokumen-dokumen, jurnal-jurnal, dan lain-lain. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah metode research, reading, dan analysis, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Temuan penelitian ini mendukung maqolah-maqolah yang dikemukakan oleh Ibnu Atha’illah dalam kitab tajul >arus, meskipun secara pokok teori pendidikan spiritual menurut Ibnu Atha’illah dengan pendidikan saat ini sedikit berbeda, tetapi peneliti menyimpulkan bahwa pada tingkatan tertentu teori tazkiyatun nafs masih di pandang cukup penting dan relevan pada pendidikan masa kini. Hasil penelitian yaitu: 1) Konsep tazkiyatun nafs Ibnu Atha’illah meliputi : tauhid, muraqabah, muhasabah, tazkiyah, sabar dan syukur, zuhud, tawakkal, zikir dan doa. Tazkiyatun nafs Ibnu Atha’illah melalui tiga fase: takhallī (pengosongan hati dan pikiran dari hal-hal yang bisa mengotori), tahallī (usaha membiasakan diri untuk melakukan perbuatan-perbuatan terpuji), tajallī (usaha pemantapan dan pendalaman materi yang dilakukan pada tahapan tahallī untuk mencapai kesempurnaan kesucian jiwa). 2) Relevansi tazkiyatun nafs Ibnu Atha’illah dengan pendidikan spiritual generasi Z yaitu : kesadaran diri dan kontrol diri, pengelolaan stres dan tekanan, mengurangi ketergantungan pada pengakuan eksternal kesederhanaan dalam gaya hidup, konektivitas spiritual, pola pikir positif dan optimis, etika dan moral, komunitas dan keterlibatan sosial.

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Additional Information: 51/S1 Pendidikan Agama Islam/2024
Uncontrolled Keywords: Generasi Z; Pendidikan Spiritual; Tazkiyatun Nafs.
Subjects: 200 Agama > Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Agama Islam > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: barkah barkah barkah
Date Deposited: 18 Mar 2025 06:37
Last Modified: 18 Mar 2025 06:37
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/3870

Actions (login required)

View Item View Item