KHASSANAH, ANISYA NURR (2024) PERAN GURU AKIDAH AKHLAK SEBAGAI KONSELOR DALAM MENCEGAH SIKAP INSECURE SISWA DI MAN 1 LAMPUNG TIMUR. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.
|
Text
COVER.pdf Download (294kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (32kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (143kB) | Preview |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (33kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR LITERATUR.pdf Download (50kB) | Preview |
Abstract
Siswa dengan karakteristik, latar belakang, dan kepribadian yang beragam dihadapkan pada tuntutan untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar, termasuk teman, guru, karyawan sekolah. Kesulitan dalam beradaptasi dapat menyebabkan perasaan minder, rendah diri, dan ketidaknyamanan yang sering disebut sebagai insecure. Peran guru akidah akhlak sebagai guru akidah akhlak sebagai konselor di sekolah harus mampu mendengarkan, memahami, dan merespons perasaan serta masalah siswa dengan baik, termasuk mengatasi insecure, sehingga siswa dapat mengatasi perasaan tidak percaya diri dan lebih percaya diri untuk mengembangkan potensinya. Oleh karena itu penelitian ini berupaya untuk mengkaji peran guru akidah akhlak sebagai konselor dalam mencegah sikap insecure, dan faktor pendukung dan penghambat guru akidah akhlak dalam mencegah sikap insecure siswa di MAN 1 Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran yang dilakukan guru akidah akhlak untuk mencegah insecure pada peserta didik di MAN 1 Lampung Timur, yaitu sebagai informator, fasilitator, mediator, dan kolaborator. Konseling Islam memiliki perbedaan dengan layanan konseling biasa. Layanan konseling Islam menekankan pada penerapan asas ketauhidan, asas amaliah, asas akhlak alkarimah, asas keahlian profesional, dan asas kerahasiaan. Hal ini dapat dibuktikan dengan mengaitkan pelajaran dengan tauhid, menyisipkan aktivitas amaliah, menanamkan nilai akhlak mulia, menggunakan pendekatan profesional untuk mendukung siswa secara menyeluruh, dan menjaga kerahasiaan dengan pendekatan personal dalam menangani masalah siswa. Selain itu, ada faktor pendukung dan penghambat peran yang dilakukan guru akidah akhlak untuk mengatasi dan mencegah insecure pada peserta didik di MAN 1 Lampung Timur sebagai berikut: a. Faktor pendukung: kurikulum madrasah yang berbasis tauhid, lingkungan yang Islami, pendekatan konseling yang berbasis agama, serta kolaborasi dengan guru bimbingan dan konseling. b. Faktor penghambat: keterbatasan akan pengetahuan dan pemahaman agama, keterbatasan waktu pembelajaran, dan pengaruh dari lingkungan pertemanan.
Item Type: | Thesis (Skripsi (S1)) |
---|---|
Additional Information: | 070/S1 Pend. Agama Islam/2024 |
Uncontrolled Keywords: | Peran, Konseling Islam, Insecure |
Subjects: | 200 Agama > Pendidikan Agama Islam |
Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Pendidikan Agama Islam |
Depositing User: | isna isna isna |
Date Deposited: | 17 Mar 2025 04:23 |
Last Modified: | 17 Mar 2025 04:23 |
URI: | http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/3836 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |