Analisa Variasi Refigeran R-600a, R-134a, Dan MC-22 Sebagai Media Pendingin Ruangan, Pada Rangkaian Unit Lemari Es Yang Di Modifikasi

kertayasa, i nyoman (2020) Analisa Variasi Refigeran R-600a, R-134a, Dan MC-22 Sebagai Media Pendingin Ruangan, Pada Rangkaian Unit Lemari Es Yang Di Modifikasi. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (8kB) | Preview
Official URL: http://eprints.ummetro.ac.id

Abstract

Mesin refigeralsi adalah salah satu jenis mesin konversi energi, dimana sejumlah energi di butuhkan untuk menghasilkan efek pendingin. Di sisi lain, panas di buang oleh sistem kelingkungan untuk memenuhi prinsif-prinsif termodinamika agar mesin dapat berfungsi bertolak dari kasus ini. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar penurunan suhu evaporator yang dapat dilakukan unit alat dan waktu pendinginannya. Mengetahui bagaimana pengaruh refigeran R-600a, R-134a, dan MC-22 sebagai media pendingin terhadap daya kerja kompresor AC portable dan COP (Cofficient Of Performance). Metode penelitian yang digunakan parameter tekanan freon 10 psi,15 psi dan 20 psi, menggunakan freon R-134a, R-600a, dan MC-22 kipas angin 80 Watt, kompresor lemari es 125 Watt, evaporator lemari es 2 pintu, kondensor lemari es 2 pintu, pipa kapiler lemari es, freon 134a, ukuran ac portable (T= 150 cm, L=60 cm). Untuk mengetahui temperatur pada hembusan kipas dilakukan pengukuran dengan menggunakan anemometer yang dipasang pada bagian depan kipas. Perakitan ac portable dilakukan dengan menggunakan variasi freon dan meletakan sistem komponen pendingin lemari es pada kipas yang akan menjadi perantara untuk mendapatkan efek hembusan dari alat yang digunakan. Pengujian dilakukan dengan pengambilan data temperatur selama 120 menit dan menggunakan variasi tiga freon. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa suhu evaporator pada freon R-134a mencapai (-6,1 ), R-600a (-6,8 ), dan MC-22 (12,9 ). Daya kompresor pada masing-masing freon adalah 133,2 watt dan nilai COP pada tekanan freon R-134a mecapai 14,21, pada freon R-600a mecapai 14,27, pada freon MC-22 mecapai 14,27.

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Creators:
CreatorsNIM/NPMEmail
kertayasa, i nyomanNIM15520016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorRidhuan, KiemasNIDN0210096904UNSPECIFIED
Thesis advisorBudiyanto, EkoNIDN0222048902UNSPECIFIED
Thesis advisorDwi Yuwono, LukitoNIDN0211037401UNSPECIFIED
Additional Information: 036/TEKNIK/2020
Uncontrolled Keywords: Refigeran, Temperatur, Daya Kompresor,R-134a, R-600a, MC-22 COP.
Subjects: 600 Ilmu Terapan > Teknik Mesin
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: M Derie Santana
Date Deposited: 16 Feb 2021 04:21
Last Modified: 16 Feb 2021 04:21
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/562

Actions (login required)

View Item View Item