PERAN SATUAN BRIGADE MOBIL DALAM MENGATASI TINDAK KERUSUHAN MASSA

Ratna, Maya Maha (2019) PERAN SATUAN BRIGADE MOBIL DALAM MENGATASI TINDAK KERUSUHAN MASSA. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (63kB) | Preview
Official URL: http://eprints.ummetro.ac.id

Abstract

Pada era globalisasi ini, aktivitas kehidupan manusia seakan tidak mengenal batas ruang dan waktu dimana dengan didukung oleh derasnya arus informaasi dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi, kualitas dan kuantitas kejahatan semakin meningkat dengan modus operandi yang lebih bervariasi dan canggih serta sulit dibuktikan. Setiap wilayah mempunyai keadaan sosial, budaya dan kultur yang berbeda sehingga hal itu menyebabkan kejahatan disatu tempat berbeda dengan tempat lainnya. Kejahatan di Kabupten Lampung Timur tentulah berbeda dengan kejahatan yang terjadi di daerah Lampung lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran satuan Brimob dalam peregakan hukum terhadap aksi kerusuhan massa yang anarkis dan untuk mengetahui factor-faktor yang menghambat pelaksanaan penanganan kerusuhan massa yang berujung anarki oleh kepolisian. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Polres Lampung Timur. Untuk mencapai tujuan tersebut penalis menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data-data sekunder dan bahan-bahan yang berhubungan dengan penelitian yang diperoleh dari berbagai sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran kepolisian dan Satuan Brimob memiliki tiga tahapan yaitu persuasif, prefentif dan represif. Ketiga hal tersebut yang paling dominan dilakukan oleh kepolisian yaitu persuasif dan preventif dengan kata lain pendekatan dalas bentuk negoisasi, namun demikian tindakan represif dapat dilakukan bilamana eskalasi pengunjuk rasa sudah mengarah pada adanya perbuatan melawan hukum. Kemudian hal hal yang menghambat ada dua yaitu: Faktor internal petugas kepolisian yang dilapangan belum memahami tugas pokok polri dan tindakan arogansi dan overacting kemudian faktor eksternal para pengunjuk rasa tidak terkendali jumlah rasio petugas kepolisian tidak seimbang dengan jumlah pengunjuk rasa.

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Creators:
CreatorsNIM/NPMEmail
Ratna, Maya Mahanim14810025UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorAngkupi, Primanidn0223128601UNSPECIFIED
Thesis advisorArifin, Samsulnidn0201048703UNSPECIFIED
Thesis advisorTaufiq, M. Shofwannidn0203038604UNSPECIFIED
Additional Information: 001/Hukum/2020
Uncontrolled Keywords: Polisi, Kerusuhan Massa, Brigade Mobil
Subjects: 300 Ilmu Sosial > Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: Feri Apriyanto
Date Deposited: 02 Feb 2021 04:19
Last Modified: 02 Feb 2021 04:19
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/527

Actions (login required)

View Item View Item