PENGARUH JENIS DAN UKURAN BIOMASSA SEBAGAI BAHAN BAKAR TERHADAP HASIL PIROLISIS PEMBAKARAN MENYELURUH

Rasyid, Alfi Al (2020) PENGARUH JENIS DAN UKURAN BIOMASSA SEBAGAI BAHAN BAKAR TERHADAP HASIL PIROLISIS PEMBAKARAN MENYELURUH. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (79kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (474kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LITERATUR.pdf

Download (88kB) | Preview
Official URL: http://eprints.ummetro.ac.id

Abstract

Produk utama dari pirolisis yang dapat dihasilkan adalah arang (char), minyak, dan gas. Pembakaran pirolisis membutuhkan bahan bakar. Biomassa merupakan salah satu jenis bahan bakar yang dapat digunakan. Setiap biomassa memiliki cepat bakar yang berbeda dan juga ukuran suatu biomassa akan mempengaruhi pori antar bahan bakar yang berfungsi sebagai tempat mengalirnya udara yang dibutuhkan dalam pembakaran. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis biomasa dengan ukuran butir bakar terhadap temperatur dan waktu pirolisis, dan nilai efisiensi, banyak masa arang dan asap cair yang yang dihasilkan pada proses pembakaran pirolisis. Biomassa yang digunakan sebagai bahan bakar adalah Kayu bongkahan, Cangkang buah karet, dan sekam padi. Kayu yang digunakan untuk ukuran bongkahan dan serut kayu adalah kayu sengon. Ukuran kayu bongkahan, panjangnya tidaklah lebih dari 10 cm. Cangkang buah karet adalah bentuk asli dari cangkang buah yang telah jatuh dari pohon karet. Data temperature, diambil dalam kurun waktu per 15 menit. Hasil penelitian ini menunjukan, variasi bongkahan kayu sengon mencapai temperatur tertinggi 654 (˚C) dengan waktu reaksi 60 menit mulai menetes dan 255 menit sampai berhenti menetes, variasi cangkang buah karet mencapai temperature tertinggi 550,7 (˚C) dengan waktu raeksi 75 menit mulai menetes dan 255 menit sampai berhenti menetes, variasi sekam padi mencapai temperatur tertinggi 347,1 (˚C) dengan waktu reaksi 75 menit mula menetes dan 315 menit sampai berhenti menetes. Evisiensi arang aktif berbanding terbalik dengan asap cair, variasi kayu bongkahan mendapatkan arang aktif 20 % dan asap cair 12 %, variasi cangkang buah karet mendapatkan arang aktif 24 % dan asap cair 6 %, variasi sekam padi mendapatkan arang aktif 35 % dan asap cair 3%.

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Creators:
CreatorsNIM/NPMEmail
Rasyid, Alfi Alnim16520004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorRidhuan, Kemasnidn0210096904UNSPECIFIED
Thesis advisorAsroni, Asroninidn0212128703UNSPECIFIED
Thesis advisorNugroho, Ekonidn001667801UNSPECIFIED
Additional Information: 051/Teknik/2020
Uncontrolled Keywords: Pirolisis, Pembakaran, Ukuran Biomassa, Jenis Biomassa, Asap Cair, Arang
Subjects: 600 Ilmu Terapan > Teknik Mesin
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Dharma Eko Prasetyawan
Date Deposited: 04 Jan 2021 06:26
Last Modified: 04 Jan 2021 06:26
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/401

Actions (login required)

View Item View Item