PENGARUH PENGGANTIAN R134a KE MC134 TERHADAP PENURUNAN TEMPERATUR PADA LEMARI PENDINGIN (KULKAS)

Riputand, Agsolend (2020) PENGARUH PENGGANTIAN R134a KE MC134 TERHADAP PENURUNAN TEMPERATUR PADA LEMARI PENDINGIN (KULKAS). Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (420kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (265kB) | Preview
Official URL: http://eprints.ummetro.ac.id

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini berkembang semakin pesat sehingga mengharuskan manusia untuk berfikir kreatif dalam melakukan sebuah inovasi, teknologi terutama mengenai mesin pendingin (KULKAS) yang menggunakan fluida kerja yang ditargetkan menjadi fluida yang lebih baik dari pada sebelumya adalah musicool (MC134) dengan Refrigeran Halokarbon (R134a). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggantian refrigeran R134a ke Musicool 134 terhadap pemakaian daya listrik dan Mengetahui perbandingan penyerapan panas pada R134a dengan MC134a selama waktu pengujian pada saat penelitian. Dalam penelitian refrigerant yang di pakai yaitu R134a dan MC134 dengan variasi tekanan 10 psi 15 psi dan 20 .hasil variasi refrigeran R134a ke kulkas menujukan nilai yang berbeda pada konsumsi daya listrik. Pada tekanan 10 Psi 173.8 watt, 15 Psi 178.2 watt, 20 Psi 182.6 watt dan Musicool 134 tekanan 10 Psi 165 watt, 15 Psi 169.4 watt, 20 Psi 173.8 watt. Pengujian refrigeran R134a dan MC134 memiliki waktu yang sama yakni 1 jam yang membedakan besar kecilnya biaya listrik yakni pada variasi tekanan dan jenis refrigeran itu sendiri. Konsumsi listrik terendah pada jenis refrigeran R134a pada tekanan 10 Psi sebesar Rp.255.01.-, dan konsumsi listrik tertinngi pada tekanan 20 Psi sebesar Rp.267.92 Sedangkan untuk jenis refrigerant MC134 konsumsi listrik terendah pada tekanan 10 Psi sebesar Rp.242.10 dan konsumsi listrik tertinggi pada tekanan 20 Psi sebesar Rp.255.02 Sedangkan perbandingan penyerapan panas pada R134a pada tekanan 10 Psi 347,76 kJ , 15 Psi 498,96 kJ, 20 Psi599,76 kJ. Menggunakan MC134 tekanan 10 Psi 413,28 kJ, 15 Psi 816,480 kJ, 20 Psi 861,84 kJ.

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Creators:
CreatorsNIM/NPMEmail
Riputand, Agsolendnim15520067UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorRidhuan, Kemasnidn0210096904UNSPECIFIED
Thesis advisorYuono, Lukito Dwinidn0211037401UNSPECIFIED
Thesis advisorBudiyanto, Ekonidn0222048902UNSPECIFIED
Additional Information: 076/Teknik/2020
Uncontrolled Keywords: Pemakaian hidrokarbon, konsumsi listrik, perbanding penyerapan panas, refrigeran R134a dan musicool 134
Subjects: 600 Ilmu Terapan > Teknik Mesin
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Dharma Eko Prasetyawan
Date Deposited: 23 Dec 2020 06:36
Last Modified: 23 Dec 2020 06:36
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/389

Actions (login required)

View Item View Item