PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS TENDINITIS PATELLARIS DENGAN MODALITAS TENS DAN TERAPI LATIHAN

AL-HASYIM, MUHAMMAD AMIN (2024) PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS TENDINITIS PATELLARIS DENGAN MODALITAS TENS DAN TERAPI LATIHAN. Tugas Akhir (D3) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (291kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (54kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Tendinitis Patellaris (Jumper’s Knee) atau biasa dikenal dengan istilah lutut pelompat merupakan proses degeneratif kronis, penyebab utama dari kondisi degeneratif ini adalah gerakan berulang yang menyebabkan pembebanan pada tendon yang berlebihan terutama saat olahraga yang melibatkan akselerasi mendadak, dan lompatan. Otot yang berperan untuk menjaga stabilitas sendi lutut ialah otot quadriceps, jika otot quadriceps lemah ini akan mempengaruhi stabilitas sendi lutut. Prevalensi kasus tendinitis patellaris pada aktivitas olahraga tertinggi pada pemain basket sekitar 36%, voli 14,4%, dan sepak bola sekitar 2,5%. Hal ini mempengaruhi sekitar 40% para atlet yang bergabung dalam olahraga lompat dan banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita. Adanya kemampuan melompat dan mendarat akan berpengaruh terhadap pembebanan tendon lebih besar saat mendarat dibandingkan saat melompat. Penyebab tendinitis pattelaris terjadi karena adanya tekanan dan tarikan yang berulang-ulang yang memicu timbulnya robekan-robekan kecil pada tendon sehingga mengakibatkan timbulnya nyeri pada anterior lutut. Modalitas yang digunakan ialah Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS), TENS bekerja dengan cara merangsang sistem saraf melalui permukaan kulit sehingga bisa menurunkan rasa nyeri. Terapi latihan yang digunakan pada kasus tendinitis patellaris bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot, menjaga fleksibilitas otot, menurunkan rasa nyeri dan meningkatkan lingkup gerak sendi (LGS). Metode : Metode penelitian yaitu studi kasus untuk mengetahui penatalaksanaan fisioterapi pada kasus tendinitis patellaris dengan modalitas TENS dan Terapi Latihan Hasil : Penatalaksanaan proses fisioterapi dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan dengan modalitas TENS dan Terapi Latihan pada pasien Tendinitis Patellaris telah dilakukan dengan standar opersional prosedur yang didapatkan hasil peningkatan lingkup gerak sendi, penurunan rasa nyeri dan peningkatan aktivitas fungsional. Kesimpulan : Modalitas TENS dan Terapi Latihan pada pasien tendinitis patellaris dapat meningkatkan lingkup gerak sendi, penurunan rasa nyeri dan peningkatan aktivitas fungsional

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (D3))
Additional Information: 024/D3 Fisioterapi/2024
Uncontrolled Keywords: Tendinitis Patellaris, TENS, Terapi Latihan
Subjects: 600 Ilmu Terapan > Fisioterapi
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Fisioterapi
Depositing User: isna isna isna
Date Deposited: 11 Mar 2025 06:46
Last Modified: 12 Mar 2025 01:43
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/3705

Actions (login required)

View Item View Item