ANALISIS PERBANDINGAN PASIR LAUT DAN PASIR SUNGAI SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN ASPAL PANAS (AC – BC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL

Prasetyo, Edy (2021) ANALISIS PERBANDINGAN PASIR LAUT DAN PASIR SUNGAI SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN ASPAL PANAS (AC – BC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Metro.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LITERATUR.pdf

Download (121kB) | Preview
Official URL: http://eprints.ummetro.ac.id

Abstract

Nilai uji marshall campuran aspal beton dengan atau tanpa menggunakan agregat halus dari pasir laut berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga, (2010). campuran AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course) dengan menggunakan agregat halus dari pasir laut memenuhi persyaratan karakteristik Marshall berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga, (2010). Tujuan dari penelitian menganalisis pengaruh pemanfaatan pasir laut sebagai pengganti agregat halus terhadap nilai uji Marshall campuran AC–BC (Asphalt Concrete–Binder Course). Hasil karakteristik Marshall perkerasan AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course) dengan menggunakan pasir laut dan pasir sungai sebagai agregat halus, Spesifikasi Umum Bina Marga, (2010). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode desain empiris secara eksperimen yaitu metode yang dilakukan dengan mengadakan kegiatan percobaan untuk mendapatkan data.Pada penelitian yang telah dilakukan di laboratorium untuk dapat mengetahui hasil dari analisis perbandingan pasir laut dan pasir sungai sebagai agregat halus pada campuran aspal panas (AC-BC) dengan pengujian marshall, serta menggunakan kadar aspal yang berbeda, yaitu : 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%. Hasil dari keseluruhan perhitungan bahwa penggantian pasir laut sebagai agregat halus pada kadar aspal optimum 4,80 % dan pasir laut 32 % adalah komposisi yang paing efisien dengan nilai stability 1.023,994 Kg, VMA 14,929 %, VIM 3,056 %, VFB 79,741 %, Flow 2,859 mm, VIM refusal 3,847 %, Marshall 365,918 Kg/mm. Hasil dari karakteristik marshall pada kondisi KAO, kadar pasir laut 32 % dengan kadar aspal optimum 4,80 % pada campuran AC-BC memenuhi spesifikasi umum bina marga (2010).

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Additional Information: 060/Teknik/2021
Uncontrolled Keywords: Lapisan Aspal Beton AC-BC, JMF (Job MIX Formula) Dan Uji Marshall.
Subjects: 600 Ilmu Terapan > Teknik Bangunan/Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Tri Kris Krisniati
Date Deposited: 31 Oct 2022 02:03
Last Modified: 31 Oct 2022 02:34
URI: http://eprints.ummetro.ac.id/id/eprint/1343

Actions (login required)

View Item View Item